Saya, Aku, Sahabat, Teman atau Kamu?
| Posted in Kontes | Posted on 17-06-2010
49
Dunia maya memang sangat luas. Berbagai macam fasilitas tersedia disini, antara lain tempat untuk ngobrol haha hihi, tempat untuk nonton video atau siaran tv, tempat untuk nyari duit, tempat untuk belajar nulis, bahkan ada yang cuma numpang narsis-narsisan doang di internet 
Sudah lewat beberapa tahun perkenalanku  dengan dunia maya, namun baru setahun lebih 5 bulan (wow, setahun itu baru ya…) kemaren aku kenal dengan tempat untuk belajar nulis ini. Ya, adalah BLOG yang kusebut sebagai tempat belajar nulis. Aku sangat gembira saat memiliki kesempatan untuk menulis sesuatu, belajar dan berbagi tentu saja. Inilah kegembiraan terbesar dalam nge-blog :D
Saat ada sesuatu yang terlintas di benakku, aku akan menuangkannya di blog. Atau bila ada berita yang menarik perhatianku, aku akan meng-copynya dari sumber dan kuposting di blogku. Perlahan namun pasti selalu ada postingan baru di blogku dan lambat laun kunjunganpun meningkat. Tukar-tukaran link yang menjadi pengikat janji tuk saling mengunjungi atar sesama blogger pun kerap kulakukan :D Cobalah tengok ke daftar link blogger yang ada di blog Sahabat, udah banyak banget kan… Nggak terasa link itu selalu bertambah dari waktu ke waktu. Hmm… senangnya banyak dapat teman ya… 
Namun tentu saja ada kendala yang kutemui selama ini, antara lain :
1. Penempatan Diri
Bingung setengah mampus deh rasanya :D Di masa-masa awal ngeblog memang masih mencari jati diri sih… Pada blog kita, kita ingin menyebut diri sebagai apa?? Apakah gaya penyebutan orang ketiga tunggal, yaitu dengan selalu menyebutkan nama kita sebagai subyek tulisan? Misalnya: “Akin nggak terlalu suka makan jengkol, tetapi Akin suka makan pete.” (ini hanya contoh belaka) 
Atau pake gaya sopan santun? Misalnya: “Saya sebenarnya suka makan jengkol tapi malu mengungkapkannya” (masih contoh juga) :D
Atau gaya pede abis dengan menyebut diri sebagai “aku“. Ya, akhirnya setelah melewati proses panjang, kuputuskan untuk menggunakan “aku” dalam menulis :D
2. Penempatan Pembaca/Lawan bicara
Inipun juga membingungkanku. Bila di awal ngeblog aku nggak tau harus memanggil apa pada para pembaca blogku. Kamu-kah? Kalian-kah? Anda-kah? Teman-teman?? Setelah mendapat banyak teman blogger, akhirnya kuputuskan untuk menghargai pengunjung blogku dengan sebutan “sahabat“, sangat menyejukkan bukan?? Hehe, meskipun udah banyak yang make, tak mengapalah…
Banyak juga sih sahabat blogger yang memberikan sebutan yang unik-unik untuk pengunjungnya dan itu juga merupakan wujud rasa sayang pemilik blog pada para pengnjungnya :D
-oOo-
Awalnya canggung, lama-lama akhirnya jadi lincah juga berkelana dari satu blog ke blog yang lainnya. Mengumpulkan semakin banyak sahabat blogger, sama-sama belajar dan saling berbagi, inilah berkah yang bisa didapat dari dunia perblogan :D
Makasih banget buat Trieand yang udah ngasih kesempatan padaku tuk menulis dan berbagi :D
Met Ultah ya… 



Test PertamaX
[Reply]
Kakaakin Reply:
June 17th, 2010 at 4:19 pm
@Erdien,
Selamat ya…
[Reply]
trieand Reply:
June 17th, 2010 at 7:54 pm
@Erdien,
keduluan lagi nehh…
[Reply]
setitikharapan Reply:
June 18th, 2010 at 12:24 pm
@trieand,


hohohoh..akhirnya ada yang mengalahkan mbak trieand mendapatkan pertamax..
[Reply]
Saya nyapa penulis artikel ini apaya? Kakak gitu?


Sobat aza dah yang biasa dan sering dipake
===
Kecangguungan saat tegur sapa lewat saat dialog lewat blog memang sempat dirasa juga. Namun, yang penting kita bisa saling mengharagi. Itu saja intinya
[Reply]
Kakaakin Reply:
June 17th, 2010 at 4:21 pm
@Erdien,
Asal jangan Mas, Om, Pak dll yang berbau maskulin
[Reply]
trieand Reply:
June 17th, 2010 at 7:56 pm
@Kakaakin,
budhe aja boleh?

[Reply]
Kakaakin Reply:
June 19th, 2010 at 11:30 pm
@trieand,
hehe… “bulik” aja deh… biar kesannya lebih muda gitu
[Reply]
Kalau aku dulu memilih “aku” karena menurutku kata “saya” terlalu formal…
[Reply]
Kakaakin Reply:
June 17th, 2010 at 4:25 pm
@catatan kecilku,
Rasanya kalo pake “aku”, idenya bisa lebih mengalir ya…
[Reply]
Aku juga menjadikan blogku sbg tempat curhat yg ga penting kok…
[Reply]
Kakaakin Reply:
June 17th, 2010 at 4:28 pm
@catatan kecilku,
Untung ada yang baca ya…
[Reply]
saya lebih suka memanggil blogger lain dengan sebutan mas,pak,pade,bude,bundo,mbak ,nduk,sayang, dll. Jarang saya menggunakan kata KAMU.
Cakep tulisannya secakep orangnya.
Salam hangat dari BlogCamp yang saat ini sedang menggelar acara :
1. ” Ungkapkan Opini Anda”
2. ”The Amazing Picture ”, dan
3. ” The Twins Contest”
dalam rangka menyambut 1st BlogCamp’s Anniversary.
Silahkan bergabung di BlogCamp dan raihlah hadiah yang menarik.
[Reply]
Kakaakin Reply:
June 17th, 2010 at 4:32 pm
@Plesiran,
Kalo secara umum di postingan saya pake kata “sahabat”.
Kalo lebih personal, sperti saat reply komen, memang lebih nyaman pake yang lebih spesifik gitu ya, Pakdhe…
[Reply]
trieand Reply:
June 17th, 2010 at 7:57 pm
@Plesiran,
Pengin ikutan boleh dong pakdhe?



[Reply]
kakaakin, maukah kau menjadi sahabatku?????




[Reply]
Kakaakin Reply:
June 17th, 2010 at 4:33 pm
@Hakim,
Tentu saja, Hakim… Aku mau menjadi sahabatmu…
[Reply]
trieand Reply:
June 17th, 2010 at 7:58 pm
@Kakaakin,
aku jugaaaa….

[Reply]
Kalo saya sih masih berubah2, tergantung artikel yang saya tulis,hehe…tapi malah seni kok…
[Reply]
Kakaakin Reply:
June 17th, 2010 at 5:45 pm
@adin,
Wah… masih belum pasti ya…
[Reply]
Pertamax memang oke!
Walopun aku masih pake premium
[Reply]
Kaka Akin Reply:
June 17th, 2010 at 5:59 pm
@Kakaakin,
Nih komen nyasar disini rupanya

[Reply]
awal nulis blog saya pake gue2 gitu,,
blognya udah ditutup tapi,,
sekarang lebih suka pakai kata saya,,
tapi kalau lagi buat tulisan fiksi pake kata aku, biar lebih kena,,
tapi akunya bukan saya loh, kan cerita fiksi,,
[Reply]
Kakaakin Reply:
June 19th, 2010 at 11:32 pm
@agus,
Kalo aku nggak cocok banget pake gue2 gitu… secara aku bukan anak Jakarta
[Reply]
dua poin yg ngena tuh..penempatan diri dan orang lain.
[Reply]
Kaka Akin Reply:
June 19th, 2010 at 11:34 pm
@TUKANG CoLoNG,
Ya… karena menulis di blog juga merupakan komunikasi antara blogger dan pembacanya
[Reply]
Terkadang ngBlog bisa menjadi ajang pendewasaan diri yaw….
Baru nyadar saya….
[Reply]
Kaka Akin Reply:
June 19th, 2010 at 11:35 pm
@Gede Lumbung,
Syukurlah kalo bisa tambah dewasa…
[Reply]
[Reply]
Kaka Akin Reply:
June 19th, 2010 at 11:45 pm
@trieand,

“Ane” juga oke… yang penting lancar ngeblognya ya…
[Reply]
ada yg mau berkawan denganku?
[Reply]
trieand Reply:
June 18th, 2010 at 1:01 am
@JUN,
mau dong dek 

[Reply]
Kaka Akin Reply:
June 19th, 2010 at 11:57 pm
@trieand,
Aku juga mau
[Reply]
tapi teman” akrab saia di cywol [cyber wold] udah jarang yg ngeblog
[Reply]
Kaka Akin Reply:
June 19th, 2010 at 11:58 pm
@PLanet Reath,
waa… kemanakah perginya mereka?
[Reply]
panggil namaku 3 kali, aku akan datang bersama gemuruh angin…

hihihihihi….
[Reply]
trieand Reply:
June 18th, 2010 at 12:59 am
@Agus Siswoyo Juga Newbie,
wehh… kok malah horor iki
[Reply]
Kaka Akin Reply:
June 20th, 2010 at 12:13 am
@trieand,


[Reply]
call me wax…
wax on – wax off..
wax on – wax off…
*gak ding..! jeneng kulo kakve.. hahahah!
[Reply]
Kaka Akin Reply:
June 20th, 2010 at 12:14 am
@kakve-santi,
ketik reg (spasi) jeneng… kirim ke…
[Reply]
Salam kenal deh. .

dapat teman
[Reply]
Kaka Akin Reply:
June 20th, 2010 at 12:16 am
@Udin Hamd | Ini Newbie Saya,
Salam kenal juga…
[Reply]
Saya juga seperti itu ketika menyebut teman-teman di blog. tapi masih campur2 juga sih. ada sahabat, ada teman.
[Reply]
Kaka Akin Reply:
June 20th, 2010 at 12:17 am
@setitikharapan,
Yang penting tidak mengurangi rasa hormat ya…
[Reply]
tetap semangat ngeblog bro
[Reply]
Kaka Akin Reply:
June 20th, 2010 at 12:19 am
@Wong sikampuh,
tengkiyu ya, Bro??
[Reply]
wah kalau saya sih tergantung situasi dan kondisinya lawan tutur blog..tapi kalau untuk posting saya lebih nyaman pake “saya”….tapi kalau lawan tuturnya orang sunda paling “aing”
[Reply]
Kaka Akin Reply:
June 20th, 2010 at 1:00 am
@karzanik,
Kalo bahasa sunda, diriku tak paham
[Reply]
Penempatan diri dan lawan bicara saya melakukannya seflesibel mungkin. Yang penting saya enak menyampaikan apa yang ingin saya pesankan dalam tulisan.
Berarti sudah menemukan jati diri. Hehe
[Reply]