Arti kehilangan….
| Posted in Catatan Harian | Posted on 25-03-2010
23
Dear All
Hai… hai… hai….
Semangat malam semuanya,
Biarpun dah malam harus tetap semangat nulis artikelnya. Seperti biasanya aku ingin bercerita dulu… tapi maaf kalo ceritanya nanti dianggap gak masuk akal, karena tujuan aku cuma buat perumpamaan saja untuk menggambarkan situasi… hehehe…
Cekidot…. dweeehhh….
Seekor Ular yang nyasar disuatu perusahaan, karena ketakutan akan ditemukan, sang ular bersembunyi di toilet perusahaan. Berhari-hari ia cukup aman dan nyaman bersembunyi di dalam sana.
Tak seorang pun memperhatikan toilet tersebut, karena jarang dipakai. Tempat itu adalah toilet eksekutif, yang biasa memakainya cuma level pimpinan di perusahaan tersebut. Namun setelah beberapa hari bersembunyi disana, sang ular mulai kelaparan. Dan akhirnya ia memutuskan untuk menyantap apapun yang ditemukannya.
Pagi itu adalah kabag personalia perusahaan yang masuk ketoilet. Betul-betul santapan yang lezat bagi sang ular. Maka, setelah celingak-celinguk melihat situasi yang cukup aman, akhirnya ular tersebut langsung menerkam kabag personalia perusahaan itu. Berhari-hari setelah ka HRD hilang, ternyata perusahaan aman terkendali dan tidak terjadi masalah apapun.
Dan, akhirnya sang ular lapar lagi. Kali ini, ia menunggu korban kedua. Ternyata, korban kedua tersebut adalah Pimpinan Unit perusahaan itu yang banyak mengurusi urusan-urusan utama dalam perusahaan & urusan penting lainnya. Ketika ia sedang menikmati aktivitas alaminya, ia pun diterkam oleh ular itu.
Setelah kejadian itu, perusahaan tetap tenang, bahkan sampai berhari-hari setelah peristiwa itu, tak ada yang geger dan merasa kehilangan dengan lenyapnya dua orang pimpinan penting perusahaan tersebut.
Lantas, setelah beberapa hari terlewati,  sang ularpun lapar lagi. Pagi itu yang masuk adalah sang office boy. Tujuan dia hanya satu yaitu boy membersihkan toilet eksekutif tersebut. Seperti biasanya, setelah melihat situasi aman, sang ularpun menerkamnya.
Dan…. apa yang terjadi selanjutnya…..?????!!!!
Selang beberapa jam kemudian, perusahaan tersebut menjadi geger, oranng-orang mulai mencari sang office boy yang hilang, karena mereka membutuhkannya untuk fotocopi, mengantarkan dokumen, melayani tamu, dan urusan-urusan kecil lainnya, hal itu membuat mereka sibuk mencari sang office boy.
Sahabat,
Kita hendaknya tidak menganggap remeh dengan tugas orang-orang “kecil” tersebut, dengan pekerjaan mereka yang kelihatan sederhana dan gampang. Cobalah belajar menghargai keberadaan mereka karena merekapun bagian yang sangat penting juga dalam sebuah perusahaan ataupun dalah sebuah rumah tangga….
Bukan berarti meniadakan arti pentingnya seorang pimpinan atau key person yang lain, karena kadang keberadaan orang-orang “penting” tersebut seringkali justru malah menjadi bagian yang ” tidak menyatu” dengan irama dari sebuah pekerjaan….
Kehadiran mereka ( baca: orang penting) ini, justru sering menjadi momok yang menakutkan. Dan akhirnya ketiadaan mereka justru membuat karyawan lain malah menjadi senang, karena biasanya mereka bisa agak sedikit bebas dalam bekerja. Sehingga bila mereka gak ada, maka tidak ada yang mempertanyakan kemana mereka pergi… tentu ini juga adalah sebuah kesalahan…!
Seharusnya kehadiran pemimpin sampai tukang sapu adalah sebuah sympony indah yang menyatu dalam sebuah harmoni dalam alunan musik yang mengagumkan dalam rangkaian tugas setiap hari, jangan sampai justru menjadi sebaliknya…. kehadiran seseorang membuat situasi yang tidak nyaman dan pada akhirnya mengganggu sebuah proses pekerjaan…
Jadi aku rasa kuncinya cuma satu…Â Â “Cobalah untuk saling menghargai dan bekerja sama…!!
Sekian dulu tulisan ini, semoga ada manfaatnya….
Best Regards,
trieand.



Setiap orang sekecil apapun tetap punya peranan dan arti bagi kita, …kita sebaiknya jangan menganggap remeh orang lain walaupun yang bersangkutan posisinya lebih rendah daripada kita.
Salam kenaldan sukses selalu
@Sugiana Hadisuwarto,
salam kenal juga… makasih komennya…

Secara khusus, orang2 ‘beruntung’ yang memiliki jabatan menengah ke atas harus membaca perumpamaan ini.
Dan secara umum bagi kita semua, tentunya memang seseorang baru akan kerasa pentingnya setelah kita kehilangannya.
Nice share dek..
@yudiacro, iyaakkkk… banyak yg nganggap seseorang ga penting, padahal kalo ga ada pada kebingungan…



Mana ada waktu bagi GM untuk nyapu, mbak. Jadwal mereka dah padat merayap seperti jalur Pucak Pass. Prinsip menghargai jasa orang lain (meskipun kecil) sepertinya sudah luntur oleh kapitalisme.
@Agus Siswoyo,
itu cuma perumpamaan maseeee…. emang orang biasanya hormat cuma sama jabatan mas bukan personality-nya…

@trieand, dan yang hormat karena kepribadian akan lebih awet manfaatnya.
@Agus Siswoyo, buetul sekaleee…..

menurut saya, setiap orang sudah dengan tanggung jawab dan kapasitasnya masing-masing …jadi apapun jabatan seseorang bagi saya semuanya penting, kalau misalnya nggak ada ka HRD trus siapa yang mau tanda tanganin slip gaji?? heheheh.. oleh sebab itu marlah kita saling menghargai pekerjaan dan tanggung jawab orang lain terlepas dari penting tidaknya dan besar kecilnya pekerjaan orang tersebut…
@evan,
sedelapaaaannn… 

ular yang aneh :D
@Iwan Kus,
seaneh yang bikin cerita… wkwkwkwk…

@Bunda, bunda, koq web nya nggak bisa diakses???
@evan, bunda pindah kesini mas… http://www.biz-mom.blogspot.com/ coba aja yak
@Bunda,
iyak bunda… pembantuku gantinya ibuuukkkkk…. 

@Iwan Kus,
seaneh yang bikin cerita… wkwkwkwk…

keren…
@oweriris,
makasih yaaakkk….

kalau menurut saya dikatakan kehilangan bila kita benar suka dan menyayangi manusia atau benda
@Peluang Usaha,
:hiks bener ma… kalo gak suka malah sengen tha kalo ilang… hehe..
@oweriris,
makasih yaaakkk….

kalo gw jadi ULAR yang besar, lebih milih makan yang punya BLOG!!!!
biar g bisa cerita and jadi bisa makan seluruh karyawan hue.. he…
habis gara-gara loe cerita TRIE
jadi pada heboh nagkepin gw di toilet