rss
twitter
  •  

Arti Kebersamaan

| Posted in Catatan Harian |

16

Dear All,

Hallo rekan blogger semua, bagaimana puasa anda semua? Masih lancar-lancar saja kan? Alhamdulillah, semoga bisa lancar sampai lebaran nanti yak. Hari lebaran selalu identik dengan suasana berkumpulnya semua keluarga.

Alangkah sepinya bila kita hidup sendiri. Hidup berdampingan dengan orang lain adalah suatu kebutuhan. Akan tetapi banyak diantara kita yang mempunyai kecenderungan egois dan hanya ingin menyenangkan diri sendiri, maka kadang kebersamaan itu seolah-olah tidak dibutuhkan lagi.

Begitu banyak orang bicara tentang persatuan, kebersamaan dan saling tolong-menolong. Mulai dari presiden kita sampai ketua RT pun tahu menjabarkan apa itu pentingnya kebersamaan. Akan tetapi manusia masih banyak yang cenderung tidak menyukainya. Barangkali kebersamaan memang sesuatu yang sangat amat berharga, tetapi sekaligus amat rentan terhadap ancaman dan bahaya kehancuran.

Kebersamaan itu bukan seperti alroji yang tetap bisa hidup dan tak akan pernah mati, yang sekali saja digerakkan lalu bergerak terus selama-lamanya. Tidak, kebersamaan itu harus selalu dipupuk, dipelihara dan dikembangkan setiap saat, sehingga memperoleh perekat yang tepat untuk mengikatnya.

Betapa rentannya hubungan saudara hanya karena warisan, keluarga yang hancur hanya karena tidak bisa mempertahankan kebersamaan, negara yang kacau hanya karena saling membenarkan ideologi dan kepercayaan masing-2 individu.

Kebersamaan itu membutuhkan pengayoman, bukan laras senapan yang diarahkan pada orang atau kelompok tertentu, itu namanya pemaksaan. Dalam ancaman dan ketakutan orang memang bisa tampak bersatu, tetapi itu semua persatuan yang semu karena tidak berani melawan.Yang namanya kebersamaan harus selalu mempunyai rasa aman, merobohkan tembok egoisme, separatis, dan pembenaran diri. Hakekat kebersamaan adalah keberanian orang dalam menerima keperbedaan, apapun namanya perbedaan itu.

Kebersamaan adalah inisiatif, tindakan….bukannya slogan, bukan pula sekedar gembar-gembor.

Ahhh… sebentar lagi idul fitri tiba, suklus tahunan inilah yang biasanya bisa menggerakkan jutaan umat manusia Indonesia untuk kembali ke asal mereka masing-masing hanya sekedar untuk memulai kebersamaan, merekatkan tali silaturrahmi yang hampir putus.

Yahhh… Selamat bersiap-siap untuk mudik deh, hati-hati di jalan yak….

Best Regards,

trieand.

Comments (16)

You got good and fundamental point Dek :)

Persatuan yang dilandaskan emosi belaka adalah semu.
Tak jarang ia hanya jd legitimasi dlm menyakiti sesamanya.
Ia srg melupakan kearifan2 lokal shg hanya menjadikan kita sbg resipien
dari nilai2 yang sama sekali tidak mengikat kita secara historis dan rasio.
Melainkan cuma dasar emosi dangkal belaka.

Kebersamaan harus memiliki landasan akal sehat, borderless dan color blind.
Ia tidak dibatasi perbedaan kasatmata karena setiap manusia berkodrat sama.
Ia harus mengayomi yang di dalam dan menghormati yang di luar.

Mari sama2 belajar hidup dan menerapkannya scr paripurna bersama manusia lain. Karena masing2 dari kita hanya bisa paripurna partially, mustahil dlm segala aspek. :)

[Reply]

trieand Reply:

@yudiacro, :nyembah::nyembah: yuuk…mariii….:ngacir::ngacir:

[Reply]

yudiacro Reply:

@trieand, yuk :ngacir:

[Reply]

trieand Reply:

@yudiacro, hehehe…yuk kemana??:ngacir::ngacir: ke jepang…:clinguk2::clinguk2:

[Reply]

:sip::sip: semangat kebersamaan memang harus dikembangkan dan digerakkan, terlebih bangsa ini sedang berusaha bangkit dari keterpurukkan… bravo mbak trie
salam hangat :D:sip:

[Reply]

trieand Reply:

@Alfred, :puyeng: iya neh… semangat kebersamaan bangsa kita kayaknya masih kurang…bravo juga buat mas alfred, makasih komennya yak…:sip::sip:

[Reply]

yg pasti dibutuhkan 1 visi dan perasaan senasib yg sama utnuk mempermudah proses penggabungan dalam kebersamaan…

Ps. Mbak artikelnya yg di blogku kalao mo diedit gpp. Kalau udah ntar tak post duluan sebelum artikel baruku yg lain…

[Reply]

trieand Reply:

@Arief Maulana, :nyembah: makasih mas arief dah mo mampir, buat artikel aku ntar dulu yak editnya, masih gak sempat neh… masih sibuk muter-2….:sliweran::sliweran:

[Reply]

mbak trie gak mudik ya…:hehe::hehe:

[Reply]

trieand Reply:

@IwanKus, :hihi::hihi: mudik juga mas… tp nengok papi…:clinguk2::clinguk2:

[Reply]

indahnya kebersamaan dalam perbedaan..:matabelo:

sekalian mau mengucapkan Selamat hari raya Idul Fitri 1430 H, Trie..
mohon maaf lahir dan batin.. :)

[Reply]

trieand Reply:

@wellsen, bener sen, walau berbeda masih bisa kok jalin kebersamaan.. makasih yak, maaf lahir bathin juga yak…:plis::plis:

[Reply]

Mohon Maaf Lahir dan Batin yach :)

[Reply]

trieand Reply:

@Bisnis Online, Sama-2 pak, maaf lahir bathin juga yak..bila ada salah-2 kata dlm artikel aku…:nyembah::nyembah:

[Reply]

Sebenarnya semangat kebersamaan antar manusia,
telah disebutkan dlm Kitab Suci, beberapa kali, antara lain, masalah pembagian zakat, sedekah pd fakir miskin dan masih banyak lagi.
hanya tinggal kita yg mau tau tdk menjalaninya.
Salam.

[Reply]

trieand Reply:

@bundadontworry, :sip: iya bunda… semua kembali pada kita yang menjalankannya, semoga kebersamaan selalu ada diantara kita ya…:ngintip:

[Reply]

Post a comment

:hihi: :hiks: :melet: :nangis: :ngakak: :puyeng: :sip: :sliweran: more »